| Tanggal, waktu | Kecepatan Angin | Tekanan | Lintang | Bujur | Pergerakan | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 83 km/j | 998 mb | 11,4 | -153,5 | 13 km/j B | Badai tropis | |
| 83 km/j | 998 mb | 11,4 | -152,8 | 18 km/j B | Badai tropis | |
| 83 km/j | 1.000 mb | 11,3 | -151,8 | 22 km/j B | Badai tropis | |
| 74 km/j | 1.002 mb | 11,2 | -150,6 | 18 km/j B | Badai tropis | |
| 74 km/j | 1.002 mb | 11,2 | -149,6 | 19 km/j B | Badai tropis | |
| 56 km/j | 1.007 mb | 11,0 | -148,6 | 15 km/j BL | Depresi tropis | |
| 56 km/j | 1.007 mb | 10,6 | -147,9 | 22 km/j B | Depresi tropis | |
| 56 km/j | 1.007 mb | 10,5 | -146,7 | 20 km/j B | Depresi tropis | |
| 56 km/j | 1.007 mb | 10,5 | -145,6 | 22 km/j B | Depresi tropis | |
| 56 km/j | 1.007 mb | 10,5 | -144,4 | 31 km/j B | Depresi tropis | |
| 56 km/j | 1.008 mb | 10,2 | -142,7 | 24 km/j B | Depresi tropis | |
| 46 km/j | 1.008 mb | 9,9 | -141,4 | 23 km/j B | Depresi tropis | |
| 46 km/j | 1.008 mb | 9,6 | -140,2 | 34 km/j BL | Depresi tropis | |
| 46 km/j | 1.008 mb | 8,8 | -138,5 | 25 km/j BL | Depresi tropis | |
| 56 km/j | 1.009 mb | 8,2 | -137,3 | 15 km/j B | Depresi tropis | |
| 56 km/j | 1.009 mb | 8,1 | -136,5 | 13 km/j B | Depresi tropis | |
| 56 km/j | 1.009 mb | 8,1 | -135,8 | 20 km/j B | Depresi tropis | |
| 46 km/j | 1.008 mb | 8,1 | -134,7 | 22 km/j B | Depresi tropis | |
| 46 km/j | 1.008 mb | 8,1 | -133,5 | 24 km/j B | Depresi tropis | |
| 37 km/j | 7,9 | -132,2 | 24 km/j B | Depresi tropis | ||
| 37 km/j | 7,8 | -130,9 | 20 km/j B | Depresi tropis | ||
| 37 km/j | 7,7 | -129,8 | 0 km/j U | Depresi tropis |
Badai Tropis Pena berada di perairan terbuka pada 11,4° LU, 153,5° BB, bergerak ke barat dengan kecepatan 13 km/jam. Pembacaan terbaru mencatat angin berkelanjutan 83 km/jam dan embusan 95 km/jam, dengan tekanan pusat 998 mb. Pena tetap berkekuatan badai tropis, dan kecepatan anginnya tidak berubah dibandingkan pembacaan sebelumnya, enam jam lebih awal. Tekanannya juga tetap 998 mb, setelah turun dari 1.000 mb pada pembacaan sebelumnya. Pena pertama kali tercatat sebagai depresi tropis pada 2 November, dengan angin 37 km/jam. Pena tetap menjadi depresi hingga 6 November pukul 12:00 UTC; pembacaan pukul 18:00 UTC mencatat kekuatan badai tropis dan angin 74 km/jam. Angin mencapai 83 km/jam pada 7 November pukul 06:00 UTC dan tetap pada tingkat itu dalam 2 pembacaan terbaru. Pembacaan menunjukkan Pena berada di perairan terbuka, tanpa apa pun di dekatnya.
Tidak ada status Siaga atau Awas yang aktif.
2 November — Pena tercatat sebagai depresi tropis.
Pembacaan pertama menempatkan Pena pada 7.7°N, 129.8°W, dengan angin 37 km/jam dan embusan 43 km/jam. Pergerakan badai yang tercatat dalam pembacaan itu adalah 0 km/jam. Pada pengamatan berikutnya, arah geraknya dilaporkan ke barat dengan kecepatan 20 km/jam, sementara kecepatan anginnya tidak berubah.
3 November — Angin meningkat menjadi 56 km/jam.
Kecepatan angin Pena meningkat dari 37 menjadi 46 km/jam, lalu mencapai 56 km/jam pada pukul 18:00 UTC. Pembacaan tekanan menunjukkan 1.008 mb pada pukul 06:00 dan 12:00, lalu 1.009 mb pada pukul 18:00. Pembacaan tetap mengklasifikasikan Pena sebagai depresi tropis.
4 November — Angin melemah dan jalurnya berbelok ke barat laut.
Angin Pena bertahan pada 56 km/jam hingga pukul 06:00 UTC, lalu turun menjadi 46 km/jam pada pembacaan berikutnya. Tekanan berubah dari 1.009 mb menjadi 1.008 mb. Arah yang dilaporkan bergeser dari 277° menjadi 297°, sementara kecepatan pergerakan yang tercatat meningkat dari 15 menjadi 25 km/jam.
6 November — Pena mencapai kekuatan badai tropis.
Pada pukul 18:00 UTC, pembacaan terbaru mengklasifikasikan Pena sebagai badai tropis, dengan angin 74 km/jam dan embusan 85 km/jam. Pembacaan sebelumnya mencatat angin 56 km/jam dan tekanan 1.007 mb; tekanan terbaru adalah 1.002 mb. Pergerakan badai yang tercatat adalah 19 km/jam pada arah 282°.
Tekanan Pena yang terukur turun dari 1.007 mb pada 6 November pukul 12:00 UTC menjadi 1.002 mb enam jam kemudian. Tekanan pusat adalah tekanan udara di dekat pusat badai; nilai terbaru yang lebih rendah terjadi bersamaan dengan kenaikan angin berkelanjutan dari 56 menjadi 74 km/jam. Dengan demikian, pembacaan menunjukkan sistem ini menguat selama rentang waktu tersebut, setelah beberapa hari ketika anginnya berfluktuasi antara 37 dan 56 km/jam. Catatan tidak menyediakan data tekanan untuk tiga pengamatan pertama, sehingga tren tekanan sepanjang riwayat badai tidak dapat dipastikan. Pergerakan Pena juga bervariasi. Kecepatan yang dilaporkan adalah 0 km/jam pada pembacaan pertama, mencapai 34 km/jam pada 4 November, dan berada pada 19 km/jam dalam pembacaan terbaru. Arahnya beberapa kali bergeser dari sekitar barat ke barat laut; arah terbaru adalah 282°, menuju barat-barat laut. Pengamatan ini menggambarkan perubahan pada jalur yang tercatat, bukan apa yang terjadi setelah pembacaan terbaru.
Aktifkan lapisan jalur badai tropis di RainViewer untuk mengikuti jalur Pena yang tercatat. Setiap titik jalur menunjukkan kategori badai pada saat itu: depresi tropis berwarna sian, badai tropis biru, kategori 1 kuning, kategori 2 kuning jingga, kategori 3 jingga, kategori 4 merah, dan kategori 5 merah tua. Titik-titik tersebut menunjukkan urutan klasifikasi yang tercatat, sehingga warnanya dapat berubah sepanjang jalur seiring perubahan pembacaan.
Untuk Pena, bandingkan titik terbaru dengan titik-titik sebelumnya untuk melihat perubahan posisi, pergerakan, dan klasifikasi yang tercatat selama periode pengamatan. Pembacaan terbaru menunjukkan kekuatan badai tropis di perairan terbuka, tanpa menyebut kota atau fitur perairan terdekat. Untuk informasi resmi tentang badai, hubungi layanan meteorologi nasional Anda. Unduh RainViewer di Google Play atau App Store untuk mengikuti jalur Pena.
Nama membantu orang membedakan satu siklon tropis dari siklon lainnya dalam komunikasi dan catatan. Pena adalah nama yang digunakan untuk badai ini dalam pengamatan yang diberikan.
Kecepatan angin mengukur seberapa cepat udara bergerak di dalam badai, sedangkan kecepatan pergerakan menunjukkan seberapa cepat pusat badai berpindah mengikuti jalurnya. Kedua nilai tersebut menggambarkan jenis gerakan yang berbeda.
Embusan adalah puncak kecepatan angin yang berlangsung singkat, sedangkan angka angin berkelanjutan menunjukkan angin badai yang lebih terus-menerus. Karena itu, nilai embusan dapat lebih tinggi daripada nilai angin berkelanjutan dalam pembacaan yang sama.