| Tanggal, waktu | Kecepatan Angin | Tekanan | Lintang | Bujur | Pergerakan | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 250 km/j | 926 mb | 14,0 | 139,2 | 19 km/j B | Topan super | |
| 222 km/j | 942 mb | 13,8 | 140,2 | 20 km/j B | Topan | |
| 222 km/j | 943 mb | 13,5 | 141,4 | 20 km/j B | Topan | |
| 241 km/j | 931 mb | 13,1 | 142,3 | 22 km/j B | Topan super | |
| 241 km/j | 934 mb | 13,1 | 143,4 | 24 km/j B | Topan super | |
| 241 km/j | 934 mb | 13,1 | 144,8 | 24 km/j B | Topan super | |
| 222 km/j | 945 mb | 12,6 | 146,1 | 26 km/j B | Topan | |
| 213 km/j | 948 mb | 12,5 | 147,3 | 26 km/j B | Topan | |
| 157 km/j | 981 mb | 12,4 | 148,6 | 26 km/j B | Topan | |
| 139 km/j | 984 mb | 11,9 | 150,2 | 22 km/j B | Topan | |
| 111 km/j | 992 mb | 11,4 | 151,4 | 26 km/j B | Badai tropis | |
| 93 km/j | 993 mb | 11,4 | 152,7 | 28 km/j B | Badai tropis | |
| 83 km/j | 998 mb | 11,3 | 154,0 | 28 km/j B | Badai tropis | |
| 74 km/j | 999 mb | 11,5 | 156,5 | 19 km/j B | Badai tropis | |
| 65 km/j | 1.001 mb | 11,0 | 157,4 | 19 km/j B | Badai tropis | |
| 56 km/j | 1.002 mb | 10,9 | 158,4 | 17 km/j B | Depresi tropis | |
| 56 km/j | 1.004 mb | 10,7 | 159,4 | 17 km/j BL | Depresi tropis | |
| 56 km/j | 1.004 mb | 10,4 | 160,5 | 9 km/j U | Depresi tropis | |
| 56 km/j | 1.003 mb | 9,6 | 161,2 | 17 km/j U | Depresi tropis | |
| 37 km/j | 8,7 | 161,2 | 16 km/j T | Depresi tropis | ||
| 37 km/j | 9,0 | 160,4 | 24 km/j BD | Depresi tropis | ||
| 37 km/j | 9,5 | 161,6 | 21 km/j B | Depresi tropis | ||
| 37 km/j | 9,8 | 162,7 | 20 km/j B | Depresi tropis | ||
| 37 km/j | 9,7 | 163,8 | 13 km/j BL | Depresi tropis | ||
| 37 km/j | 9,3 | 164,4 | 18 km/j U | Depresi tropis | ||
| 28 km/j | 8,4 | 164,7 | 12 km/j U | Depresi tropis | ||
| 28 km/j | 7,8 | 164,5 | 7 km/j TL | Depresi tropis | ||
| 28 km/j | 7,6 | 164,2 | 12 km/j Tenggara | Depresi tropis | ||
| 28 km/j | 7,9 | 163,6 | 10 km/j S | Depresi tropis | ||
| 28 km/j | 8,4 | 163,4 | 11 km/j S | Depresi tropis | ||
| 28 km/j | 9,0 | 163,5 | 11 km/j BD | Depresi tropis | ||
| 28 km/j | 9,5 | 163,8 | 0 km/j U | Depresi tropis |
Topan super Champi berada di Laut Filipina pada 14°LU, 139,2°BT dan bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 19 km/jam. Pembacaan paling baru yang tersedia pada 00:00 UTC tanggal 19 Oktober mencatat angin berkelanjutan dengan kecepatan 250 km/jam dan hembusan angin hingga 288 km/jam, disertai tekanan pusat sebesar 926 mb. Sejak pembacaan sebelumnya pada 18:00 UTC tanggal 18 Oktober, Champi menguat dari topan menjadi topan super; saat itu, kecepatan anginnya 222 km/jam dan tekanan pusatnya 942 mb. Kecepatan angin saat ini sama dengan nilai terkuat yang tercatat dalam seluruh data pembacaan yang tersedia, dan nilai itu juga tercatat pada 00:00 UTC tanggal 19 Oktober. Pembacaan terbaru tidak menyebutkan kota terdekat ataupun jarak dari daratan.
Tidak ada status Siaga atau Awas yang aktif.
11–12 Oktober — Arah pergerakan berubah
Pembacaan pertama mencatat tidak ada pergerakan pada 9.5°N, 163.8°E. Pembacaan berikutnya menunjukkan pergerakan mula-mula ke barat daya dan selatan, lalu ke tenggara dan timur laut. Setelah pergerakan tercatat, kecepatannya berkisar antara 7 hingga 12 km/jam. Angin tetap 28 km/jam sepanjang periode ini.
13 Oktober — Angin meningkat menjadi 37 km/jam
Pada 13 Oktober pukul 00:00 UTC, angin berkelanjutan meningkat dari 28 menjadi 37 km/jam, sementara embusan naik dari 32 menjadi 43 km/jam. Depresi ini berada pada 9.3°N, 164.4°E dan bergerak ke utara-barat laut dengan kecepatan 18 km/jam. Pembacaan berikutnya mencatat kecepatan angin yang sama.
13–14 Oktober — Lintasan berbelok ke barat
Pembacaan dari 13 Oktober pukul 06:00 UTC hingga 14 Oktober pukul 00:00 UTC menunjukkan arah pergerakan bergeser dari barat laut ke barat, lalu barat-barat daya. Kecepatan yang tercatat meningkat dari 13 menjadi 24 km/jam dalam rentang pembacaan tersebut. Angin berkelanjutan bertahan pada 37 km/jam, dengan embusan 43 km/jam.
14 Oktober — Angin mencapai 56 km/jam
Pada pukul 12:00 UTC, angin berkelanjutan meningkat dari 37 menjadi 56 km/jam dan embusan dari 43 menjadi 64 km/jam. Pembacaan ini mencatat tekanan pusat 1.003 mb, satu-satunya nilai tekanan yang tercatat. TWENTY-NI berada pada 9.6°N, 161.2°E dan bergerak ke utara dengan kecepatan 17 km/jam.
15 Oktober — Menguat menjadi badai tropis
Pada 15 Oktober pukul 12:00 UTC, angin berkelanjutan Champi mencapai 65 km/jam, naik dari 56 km/jam enam jam sebelumnya, dan klasifikasinya berubah dari depresi tropis menjadi badai tropis. Pembacaan tersebut juga mencatat embusan 75 km/jam dan tekanan pusat 1.001 mb. Ini adalah pembacaan angin terkuat dalam riwayat yang tersedia.
16 Oktober — Menguat menjadi topan.
Pada pukul 18:00 UTC, angin berkelanjutan Champi mencapai 139 km/jam, dengan embusan 160 km/jam dan tekanan pusat 984 mb. Pembacaan sebelumnya, enam jam lebih awal, mencatat kekuatan badai tropis dengan angin 111 km/jam dan tekanan 992 mb. Posisi terbaru berada di 11.9°N, 150.2°E, di perairan terbuka.
17 Oktober — Menguat menjadi topan super.
Pada 06:00 UTC tanggal 17 Oktober, Champi merupakan topan dengan kecepatan angin 213 km/jam dan tekanan 948 mb. Pada 12:00 UTC, kecepatan angin mencapai 222 km/jam dan tekanan tercatat 945 mb. Pada 18:00 UTC, Champi diklasifikasikan sebagai topan super, dengan kecepatan angin 241 km/jam dan tekanan 934 mb.
18 Oktober — Melemah menjadi topan.
Pada 06.00 UTC, Champi merupakan topan super dengan angin 241 km/jam dan tekanan 931 mb. Pada 12.00 UTC, statusnya menjadi topan, dengan angin 222 km/jam dan tekanan 943 mb. Pembacaan terbaru mencatat penurunan kecepatan angin sebesar 19 km/jam dan kenaikan tekanan 12 mb.
19 Oktober — Menguat kembali menjadi topan super.
Pada 18:00 UTC tanggal 18 Oktober, Champi adalah topan dengan angin berkecepatan 222 km/jam dan tekanan 942 mb. Pada 00:00 UTC tanggal 19 Oktober, pembacaan mengklasifikasikannya sebagai topan super, dengan kecepatan angin 250 km/jam dan tekanan 926 mb. Pembacaan baru ini mencatat kecepatan angin terkuat Champi dalam data yang tersedia.
Catatan angin menunjukkan dua kali peningkatan: dari 28 menjadi 37 km/jam pada 13 Oktober, lalu dari 37 menjadi 56 km/jam pada 14 Oktober. Pembacaan embusan terbaru adalah 64 km/jam. Tekanan pusat pada pembacaan terbaru adalah 1.003 mb, tetapi pembacaan sebelumnya tidak memuat nilai tekanan, sehingga tidak dapat menunjukkan apakah tekanan turun atau naik. Tren tekanan dapat membantu menilai perubahan sistem; satu pengukuran tidak cukup untuk menunjukkan tren tersebut.
Catatan pergerakan menunjukkan arah yang bervariasi. TWENTY-NI awalnya hampir tidak bergerak, lalu bergerak ke berbagai arah sebelum secara umum menempuh lintasan ke barat dari 13 Oktober hingga 14 Oktober. Kecepatan yang tercatat selama pergerakan ke barat itu mencapai 24 km/jam. Pembacaan terbaru menunjukkan perubahan arah menjadi ke utara dengan kecepatan 17 km/jam. Pengamatan ini menggambarkan perubahan lintasan dan angin, tetapi tidak mengidentifikasi kondisi atmosfer yang menyebabkannya.
Aktifkan lapisan lintasan badai tropis di RainViewer untuk mengikuti jalur TWENTY-NI yang tercatat. Setiap titik lintasan menunjukkan kategori badai pada saat itu: titik depresi tropis berwarna sian, badai tropis biru, kategori 1 kuning, kategori 2 kuning tua, kategori 3 jingga, kategori 4 merah, dan kategori 5 merah tua. Semua pembacaan pada lintasan ini mengidentifikasi TWENTY-NI sebagai depresi tropis, sehingga titik-titiknya menggunakan warna depresi tropis.
Perhatikan bagaimana lintasan menunjukkan perubahan arah dan pergerakan terbaru ke utara, serta kenaikan kecepatan angin yang tercatat dari 28 menjadi 56 km/jam. Pembacaan ini juga memperlihatkan batas informasi yang dapat diberikan lintasan: tekanan hanya muncul pada pembacaan terbaru, sehingga titik-titiknya tidak menunjukkan tren tekanan. Buka RainViewer di Google Play atau App Store untuk mengikuti lintasan badai ini.
Pembacaan menunjukkan TWENTY-NI berada di Pasifik barat pada Oktober. Oktober termasuk dalam musim siklon tropis aktif di cekungan ini. Secara umum, air laut yang hangat dapat menyediakan energi bagi sistem tropis, sementara kondisi atmosfer dapat membantu badai petir di sekitarnya terorganisasi. Ini adalah faktor musiman umum, bukan hasil pengukuran depresi ini: pembacaan tidak memuat suhu permukaan laut, nilai kelembapan, atau data geser angin. Pembacaan tersebut tidak memastikan mengapa TWENTY-NI terbentuk di lokasi itu.
Topan Megi mencapai Kategori 5 pada Oktober 2010, dan Topan Hagibis mencapai Kategori 5 pada Oktober 2019 sebelum mendarat. Keduanya memberi konteks musim dan cekungan, bukan perbandingan lintasan yang dekat. Kategori puncaknya menggambarkan tahap terkuat yang dicapai, bukan kekuatan TWENTY-NI, yang tetap menjadi depresi tropis dalam pembacaan di sini. Catatan yang tersedia tidak mendukung perbandingan perkembangan atau lintasan akhirnya dengan badai ini.
Embusan adalah peningkatan kecepatan angin yang berlangsung singkat, sedangkan pembacaan angin berkelanjutan menggambarkan angin badai yang lebih stabil. Pembacaan terbaru TWENTY-NI mencatat embusan 64 km/jam dan angin berkelanjutan 56 km/jam.
Pembacaan badai di RainViewer tidak mencakup peringatan resmi. Periksa layanan meteorologi nasional Anda untuk mendapatkan informasi peringatan resmi.
Nama memberi orang cara yang jelas untuk membedakan satu siklon tropis dari siklon lainnya saat beberapa sistem sedang dibahas. TWENTY-NI adalah nama penanda yang tercantum dalam pembacaan ini.